Yang dimaksud
dengan metode
spider web yaitu, dimana suatu tema tertentu
diintegrasikan ke dalam semua mata pelajaran. Jangka waktu
pengajaran untuk suatu tema bervariasi, umumnya berlangsung
selama 1 sampai 3 minggu dan selanjutnya digantikan dengan
tema yang baru lagi.
Melalui metode
spider web ini ini, pemahaman anak-anak terhadap materi pelajaran bersifat
integratif, komprehensif, dan lebih "membumi". Dengan
demikian, anak-anak tidak hanya mendengar penjelasan dari
guru tetapi juga dengan melihat langsung suatu objek secara
visual, tidak hanya melalui gambar.
Misalnya pada
saat membahas tema flora, maka anak-anak akan melihat
langsung bentuk tumbuhan serta mengamati perkembangan secara
langsung. Di dalam kelas audio visual pun akan diputarkan
film-film yang bertema flora. Sedangkan dalam pelajaran
science misalnya, anak-anak diajak melakukan percobaan
menanam tauge yang dimulai dengan tahapan menabur benih
kacang, sampai melihat perkembangan pertumbuhannya dari hari
ke hari, sampai pada akhirnya taugenya tumbuh.
Berikut ini
adalah contoh
mind mapping penerapan kurikulum berbasis
spider web di Taman Kanak-Kanak
Hikari
K!ds
dengan tema "udara":